Kapal Jalur Karimunjawa-Jepara Tidak Beroperasi Akibat Gelombang Tinggi

Ilustrasi gelombang ekstrem/ NET

JEPARA – Kapal penumpang Karimunjawa-Jepara, Jawa Tengah, terpaksa dihentikan karena gelombang tinggi yang terjadi di jalur laut tersebut.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Jepara Suripto di Jepara mengatakan ketinggian gelombang laut saat ini mencapai 2,5-an meter, sedangkan kecepatan angin mencapai 25 knot.

Selain karena ketinggian gelombang laut yang cukup tinggi, kata dia, dengan kecepatan angin yang mencapai 25 knot juga membahayakan aktivitas pelayaran.

Untuk itu, lanjut dia, Pelabuhan Jepara ditutup sementara karena cuaca di laut saat ini belum mendukung aktivitas penyeberangan ke Karimunjawa.

Penutupan Pelabuhan Jepara tersebut, tercatat sudah dua kali karena pada 28 November 2017 juga ditutup sementara dan baru dibuka kembali pada 3 Desember 2017 lantaran cuaca laut normal kembali, sedangkan pekan ini kembali ditutup karena cuaca laut yang tidak mendukung.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga telah mengeluarkan peringatan cuaca buruk.

Oleh karena itu, dia mengingatkan, para nelayan untuk tidak nekat melakukan aktivitas pelayaran, karena sangat membahayakan keselamatan jiwa.

“Larangan melakukan aktivitas di laut diharapkan dipatuhi karena demi keselamatan,” ujarnya, dilansir Antara, Kamis (21/12/2017).  Kebijakan yang diterapkan tersebut, tidak kaku karena sifatnya tentatif.

 

Advertisement