Kapal Rombongan Pengantin Tenggelam, 5 Orang Tewas dan 3 Lainnya Hilang

Tim SAR masih terus lakukan pencarian di Teluk Apar. Foto: TribunKaltim

PASER – Kapal Motor (KM) Nelayan Putra Iraya yang berisikan 48 penumpang rombongan pengantin tenggelam di laut Labuang Kallo, Desa Tanjung Aru, Kecaman Tanjung Harapan, Kabupaten Paser, Kamis (5/5/2016). Pencarian korban masih terus dilakukan hingga hari ini.

Hingga Jumat (6/5/2016) sore, Tim Pencarian dan Penyelamatan (SAR) yang terdiri atas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kodim Paser dan Polres Paser serta Masyarakat masih mencari tiga orang penumpang yang hilang, lima orang telah ditemukan meninggal dan 40 lainnya selamat.

Tiga orang ditemukan Kamis kemarin, semuanya perempuan, yakni Umi Kalsum, Nurdiana dan Hapsiah. Salah seorang korban, dalam kondisi mengandung atau hamil.

Dua lainnya ditemukan Jumat pagi, yakni Aulia (balita, tepatnya usia 4 tahun) dan Nunung Nur Fauziah (8 tahun). Mereka berdua sempat masuk dalam daftar pencarian.

Sementara korban hilang dan masih dalam pencarian berjumlah tiga orang, yakni Halimah (perempuan), Limas (laki-laki), dan Wahyu (laki-laki).

Jenis kapal kayu ini mengangkut 48 rombongan pengantin dari Desa Damit, Kecamatan Paser Belengkong, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, yang hendak melakukan acara resepsi pernikahan di kediaman mempelai wanita, di Desa Tanjung Aru.

Kemungkinan terjadinya kecelakaan di karenakan kapal menabrak kayu atau tunggul bagang atau kayu pengikat jaring uutuk perangkap ikan yang berada di laut dangkal, sehingga mengakibatkan kapal pecah dan tenggelam.

“Penumpang kapal sebanyak 48 orang dengan rincian sebagai berikut laki-laki 21 orang dan perempuan 27 orang,” ujar Kepala Penerangan Daerah Militer VI/Mulawarman Kolonel Inf Andi Gunawan. (sumber: TribunKaltim)

Advertisement