Kasus Corona, Mahasiswa Indonesia di California Terisolasi di Kampus

Anddrea Turk, salah satu mahasiswa asal Indonesia di California/ VOA

CALIFORNIA – Kebijakan lockdown di California membuatĀ  mahasiswa yang tinggal di asrama kampus Universitas yang sudah ditutup dianjurkan atau bahkan diharuskan keluar.

Hal terseut menimbulkan kebingungan, khususnya bagi mahasiswa internasional yang tidak memiliki tempat tinggal lain, mengingat jauh dari keluarga, salah satunya penyanyi Indonesia, Andrea Turk yang tengah kuliah jurusan ‘VoiceArts’ yang fokus kepada menyanyi di California Institute of the Arts, di Santa Clarita, California.

“Jadi dari awalnya itu, sekolah Andrea, dua minggu yang lalu kira-kira, kirim e-mail tiba-tiba mendadak jam 12 malam, semua bilang, ‘school’s cancelled,'” semua pada bingung,” cerita Andrea Turk, dikutip VOA.

Kebanyakan mahasiswa lokal yang tinggal di asrama, akhirnya memilih untuk pulang ke rumah keluarganya masing-masing dan berencana untuk kembali ke kampus di awal April sesuai imbauan dalam e-mail tersebut.

Namun, karena situasi semakin memburuk dan resiko untuk melakukan penerbangan ke negara bagian lain, atau bahkan ke negara lain cukup tinggi karena perebakan virus corona, Andrea menambahkan, banyak mahasiswa yang kebingungan, bahkan merasa stres akan situasi mereka, sehingga untuk saat ini mereka memutuskan untuk tinggal di kampus selagi bisa.

“Ada beberapa orang disini yang memang nggak punya tempat untuk bisa kemana-mana kan. Andrea sendiri nggak punya keluarga di sini,” tambahnya.

Untungnya saat ini kampusnya masih memperbolehkan khususnya mahasiswa internasional untuk tinggal di kampus, meskipun masih belum ada kepastian hingga kapan.

ā€œSekarang ini udah pada mulai kosong sih, kira-kira cuman ada 30 anak mungkin kali ya, karena kafetarianya juga, they serve food, tapi juga udah mulai sedikit makanannya,” ujar Andrea dengan cemas.

Sebagai mahasiswa internasional, Andrea sangat bergantung kepada fasilitas kampus, khususnya untuk tempat tinggal dan makanan. Namun, Andrea juga resah mengingat bahwa gedung kampus ini adalah milik negara dan mungkin saja sewaktu-waktu dia harus benar-benar keluar dari asrama.

Pihak kampus Andrea pun melakukan pengembalian sebagian biaya asrama kepada para mahasiswa yang saat ini sudah tidak tinggal di kampus. Bagi Andrea yang masih tinggal, rencana selanjutnya adalah mengirit makanan yang tersedia dan mencari tempat tinggal lain bersama temannya usai semester ini.

Hingga kini,Ā  jumlah kasus virus korona di Amerika hampir mencapai 41.000 kasus, termasuk hampir 500 korban meninggal dunia. Dari jumlah perebakan di Amerika itu, 1.400 kasus terjadi di California.

Advertisement