JOMBANG—Menjelang memasuki musim penghujan ancaman serangan wabah demam berdarah dengue (DBD) di Jawa Timur mulai meningkat, termasuk di Jombang. Peningkatan ini terjadi sejak satu bulan terakhir.
Seperti dilaporkan JPNN, Jumat (30/9) berdasarkan catatan Dinas Kesehatan saat ini sudah ada 873 kasus demam berdarah dengan jumlah angka kematian 11 kasus.
Kenaikan pasien ini diprediksi akan terus meningkat seiring dengan mulai memasuki musim penghujan.
Setiap bulannya di RSUD Jombang ini masih ada sekitar 45-50 pasien anak-anak yang positif menderita serangan nyamuk demam berdarah.
Mereka terus mendapatkan perawatan intensif saat tim medis memastikan trombosit pasien berkurang. Memasuki musim penghujan ini, pasien cenderung mengalami kenaikan antara 5 hingga 10 persen.
Di ruang HCU Ruang Seruni ini, anaknya dipastikan menderita demam berdarah karena kondisi trombositnya menurun.
Dr Heri Wibowo, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, mengatakan tercatat dari bulan Januari hingga September ini sudah ada 873 kasus demam berdarah yang masuk catatan dinas.
Dari jumlah itu, terdapat 11 penderita yang meninggal dunia. Diprediksi memasuki musim penghujan ini penderita akan naik” ujar Heri.
Untuk mengantisipasinya, dinas akan terus gerakan pencegahan dan penanggulangan.





