BRUSSELS (KBK) – Uni Eropa (UE) diragukan dapat merelokasi 160.000 pengungsi dari Yunani dan Italia hingga September 2017.
Sampai Rabu (28/9/2016) baru 5.651 pengungsi yang berhasil direlokasi.
Menurut Laporan Keenam yang dikeluarkan oleh Komisi Eropa, September 2016, tercatat 1.202 pengungsi yang sudah direlokasi. Merupakan jumlah tertinggi sejak skema relokasi diberlakukan, September 2015 tahun lalu.
Namun, sejak tanggal pelaporan terakhir 12 Juli, 2016, 7300 orang telah tiba di Yunani, 52.656 orang telah tiba di Italia.
Sementara itu, pengungsi terus berdatangan ke Italia dan situasi kemanusiaan masih memprihatinkan di Yunani.
“Relokasi sangat penting untuk meringankan beban di negara-negara tersebut,” kata Komisi Eropa.
Laporan itu mengatakan, sudah 4.455 pengungsi yang direlokasi dari Yunani dan 1.196 dari Italia. Perancis telah mengambil bagian terbesar dari pengungsi dari Yunani, dengan menerima 1.721 pengungsi, dan selanjutnya 231 dari Italia. Belanda telah mengambil 726 pengungsi, dan Finlandia sebanyak 690 pengungsi.
Untuk memenuhi komitmen pengungsi yang dibuat oleh Uni Eropa, negara-negara anggotanya harus mengambil lebih dari 154.349 orang di tahun depan.
Saat ini, sekitar 60.500 pengungsi masih di Yunani menunggu direlokasi, sekitar 13.800 di pulau-pulau dan sekitar 46.700 orang di daratan lainnya.





