MATARAM – Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Nurhandini Eka Dewi mengatakan kasus rabies akibat gigitan anjing liar di Nusa Tenggara Barat (NTB) terus meluas.
Menurutnya saat ini jumlah rabies telah mencapai 761 kasus. Jumlah terbanyak berada di Kabupaten Dompu yakni 714 kasus, Sumbawa 21 kasus dan Bima 26 kasus.
Ia mengatakan, akibat rabies tersebut Kabupaten Dompu dan Sumbawa ditetapkan kejadian luar biasa (KLB). Pihaknya sudah membagikan serum anti rabies dan vaksin rabies di daerah terdampak rabies.
Menurutnya, pembagian vaksin dan serum anti rabies tersebut dilakukan agar virus rabies akibat gigitan anjing liar tidak sampai ke otak. Sebab, jika virus rabies sudah sampai ke otak, maka akibatnya fatal bagi penderitanya.
“Selain pembagian vaksin dan serum antirabies, kami bersama kabupaten kota sudah melakukan eliminasi anjing-anjing liar. Terpantau secara masif eliminasi dilakukan di Kabupaten Dompu, Bima dan Sumbawa sebagai daerah terdampak,” terangnya, dikutip Antara, Rabu (20/2/2019).





