BANDUNG -Banjir kembali melanda kawasan Pasteur pada Kamis (9/3/2017) malam dan menurut Kadis PU Kota Bandung Iskandar Zulkarnaen, disebabkan tingginya intensitas hujan di wilayah Bandung Utara.
Zulkarnaen mengatakan Pemkot Bandung terus berupaya mengatasi banjir di kawasan Pasteur dengan memperbaiki gorong-gorong dan menyiagakan pompa air.
Sebagian tugas Pemkot telah dilimpahkan kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk meninggikan gorong-gorong di depan Hotel Topas.
“Seperti kita lihat gorong-gorong yang ada di depan (Hotel Topas) itu dari sisi ukurannya tidak terlalu besar. Kalau lihat dimensi sungai yang ada di sungai Babakan Jeruk itu begitu masuk ke dalam crossing (saluran) itu mengecil,” katanya, Jumat (10/3/2017)
Upaya antisipasi terjadinya bencana banjir Pasteur tidak ada jalan lain selain menunggu pekerjaan Kementrian PUPR yang rencananya akan dilakukan dalam waktu dekat.
Sementara itu, untuk mengatasi banjir yang terjadi di kawasan Pagarsih pihaknya mesti memperlebar sungai Citepus. Sebab kawasan Pagarsih merupakan daerah turunan sungai.
“Kalau pagarsih itu dengan gravitasi alirannya, jadi harus memperbesar sungai. Kalau Pasteur kan engga ada sungai,” pungkasnya.





