JAKARTA – Blueberry merupakan buah kaya nutrisi dan dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan. Mulai dari kemampuannya melawan kanker hingga menjaga kadar insulin pada pasien diabetes.
Menurut penelitian terbaru yang dikutip dari Medical Daily, mengonsumsi segenggam blueberry dapat meningkatkan kesehatan otak dan jantung.
Para peneliti meyakini bahwa efek menguntungkan blueberry ini disebabkan oleh pigmen biru yang disebut anthocyanin, yang termasuk dalam kelas polifenol dan terbukti efektif dalam meningkatkan aliran darah pada jantung dan otak.
Anthocyanin juga dapat ditemukan dalam stroberi, raspberry, anggur merah, dan sayuran ungu lainnya. Makanan lain yang mengandung anthocyanin antara lain brokoli, pir, dan rempah-rempah seperti kunyit.
“Ada banyak bukti manfaat kesehatan dari makanan yang kaya anthocyanin lainnya. Dan, tidak ada alasan untuk berpikir bahwa buah dan sayuran lain tidak akan memberikan manfaat yang sama seperti blueberry, asalkan jumlah anthocyanin yang dikonsumsi cukup, dan anthocyanin tersebut dapat dicerna dan tersedia dalam tubuh,” kata Dr Ana Rodriguez-Mateos, penulis utama dari studi ini.
Manfaat kesehatan lain dari blueberry adalah memelihara kesehatan tulang, kekuatan, dan elastisitas sendi. Blueberry yang kaya akan vitamin C juga dapat membantu meningkatkan produksi kolagen yang berperan menghaluskan kerutan dan memperbaiki tekstur kulit secara keseluruhan, sehingga menjaga kesehatan kulit.
Manfaat lainnya meliputi pengaturan tekanan darah, cocok untuk penderita diabetes karena rendah indeks glikemik, serta mampu melindungi sel dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas dan potensial dalam pencegahan kanker. Blueberry juga mengandung folat, yang membantu dalam sintesis dan perbaikan DNA.
Namun, perlu diingat, pilih blueberry yang segar dan tidak mengonsumsinya secara berlebihan, karena dapat menyebabkan overdosis vitamin K dan kelebihan serat yang dapat berpotensi menimbulkan masalah kesehatan.
Sumber: Antara





