Saudaraku, hidup itu ibarat segelas teh. Rasanya tergantung cara membuatnya dan suasananya.
Teh sendiri ibarat “agama” seni kehidupan, yang memberi kita cara dan suasana kehidupan penuh suka cita. Ada keajaiban dalam sifat bawaan teh yang menghanyutkan kita ke dalam dunia hening kontemplasi kehidupan.
Teh dapat menjaga semangat, mengharmoniskan pikiran, menghilangkan kelesuan, membangunkan pikiran, dan mencegah kantuk.
Bila kita merasa dingin, teh akan menghangatkan; bila kita merasa terlalu panas, teh akan mendinginkan; bila kita merasa depresi, teh akan menceriakan; bila kita merasa terlalu bergairah, teh akan menenangkan.
Bila hidup terasa jemu dan kalut, saatnya bercengkrama bersama teman dalam ritual minum teh. Segelas teh yang di minum dalam suasana kekariban akan memulihkan normalitas. “Where there’s tea, there is hope.”



