TURKI – Turki tengah menghadapi bencana kebarakan hutan dan lahan yang terjadi di 38 provinsi sejak 28 Juli, dan melanda sebanyak 163 titik.
Menurut Menteri Pertanian Dan Kehutanan mengatakan upaya terus dilakukan untuk memadamkan kobaran api, dimana 152 kebakaran telah dipadamkan sejak api mulai membakar sejumlah wilayah di Turki Rabu lalu, dan sisa masih 11 titik lagi.
Pakdemirli mengatakan 16 pesawat, sembilan UAV, 51 helikopter, satu helikopter udara tanpa awak, 805 tanker air dan 5.200 personel berjuang melawan kobaran api.
Dia menjanjikan dukungan kepada para korban dan mengatakan bahwa 2.219 petani di lima provinsi, 18 kabupaten dan 78 desa telah terkena dampaknya.
Pakdemirli mengatakan Marmaris mencapai rekor suhu tinggi 45,5 derajat Celcius, sementara rekor sebelumnya mencapai 45,2° pada 7 Juli 1988.
Mengenai kebakaran yang sedang berlangsung di Distrik Manavgat, Antalya, dia mengatakan telah menerima kabar baik dari sisi barat Manavgat.
“Tim kami telah mengambil beberapa risiko. Ini menuju titik yang bagus,” ujar Pakdemirli, dilansir Anadolu.
Sementara itu, Soylu mengatakan sebanyak 16.603 warga dari 3.219 kepala keluarga di 28 kelurahan telah dievakuasi akibat kebakaran tersebut.





