Kebakaran di Sorong, Bayi 4 Bulan Ikut Menjadi Korban

Foto : Ilustrasi

Sorong-Kebakaran terjadi di Komplek Kokoda, Rufei, Sorong, Papua Barat.
Setidaknya, belasan  rumah di RT 03/RW 01, Komplek Kokoda, Rufei, Sorong, Papua Barat, ludes terbakar.

Tak hanya menghanguskan rumah, api juga menghanguskan Sari, balita berusia 4 bulan yang tertidur pulas di dalam kelambu kamar seorang diri. “Saya pikir api ini karena pelita (lampu dengan bahan bakar minyak), karena warga di sini biasa pakai pelita,” tutur salah satu warga sekitar, Dadu Atune, “dilansir JPNN,Kamis (2/3)
Api diduga berasal dari rumah salah satu warga, Fitria yang juga merupakan ibu dari Sari, bayi malang yang tak tertolong dalam kejadian nahas tersebut. Sebelum kejadian, Fitri mengaku meletakkan sebuah lilin di samping kelambu yang melindungi Sari dari gigitan nyamuk.

Fitria kemudian meninggalkan Sari bersama putri keduanya ke warung yang berjarak sekitar 50 meter dari rumahnya sekitar pukul 22.30 WIT. Hingga pukul 23.30 WIT, Fitria telah dikejutkan dengan pengakuan putrinya bahwa kelambu yang melindungi Sari telah terbakar.

“Kasihan, pas mamanya datang, api itu sudah bakar rumah dan mulai menjalar ke rumah sebelah. Baru bapanya ada di laut, jadi yah sudah, bayi tidak bisa ditolong lagi,”kata Dadu.

Kapolsek Sorong Barat AKP Junaidy A. Weken mengatakan pihaknya mendapatkan laporan adanya kebakaran pada pukul 23.30 WIT. Kebakaran yang diduga berasal dari rumah Fitria dengan cepat menyambar hingga ke sejumlah rumah yang berdempetan dengan rumah Fitria.

“Api berhasil padam total pukul 02.00 dini hari. Lalu di tempat kejadian terdapat seorang bayi yang meninggal dunia,” kata Junaidy .
Dari 13 rumah ada beberapa yang dihuni lebih dari satu keluarga. Sehingga diperkiran  33 KK dengan total 95 jiwa yang kehilangan tempat tinggal. Polisi masih memeriksa saksi untuk mencari penyebab awal kebakaran.

Advertisement