Kecelakaan Bus Budiman, Korban Terlantar Akibat Masalah Administrasi

ilustrasi

BANJAR – Sebuah kecelakaan bus terjadi di Banjar, di sebuah selokan tanjakan Tembungkerta, Desa Sukamukti Kecamatan Pataruman dan diduga karena rem blong.

Kecelakaan terjadi pada bus Budiman berpenumpang 15 orang pada pukul 10.30 WIB, Rabu (5/4/2017).

Mirisnya, sebanyak empat korban kecelakaan  terlantar, dan menurut pantauan dari fokusjabar,  hingga pukul 12.30 WIB para korban belum mendapat perawatan sama sekali, dengan alasan belum ada keluarga korban yang mengurus administrasi.

Padahal diantara empat korban tersebut, salah satunya terdapat seorang balita. Salah satu korban kecelakaan asal Karangtawang, Kecamatan Kalipucang Pangandaran bernama Linda (20) mengaku bahwa ia sudah membawa anaknya bernama Nauval (3) ke rumah sakit sejak pukul 10.00 WIB.

“Belum tahu, hanya dibersihkan luka saja saat masuk ke UGD,” lirihnya.

Linda sendiri mengalami luka lembam pada bagian mata sebelah kanan serta wajah. Lalu putranya yang masih balita mengalami luka pada bagian kepala, sehingga terus mengeluarkan darah.

“Saya hendak ke Tasikmalaya dari Karangtawang, dan entah apa, sepertinya sopir tidak mampu mengendalikan mobil sehingga oleng ke kanan dan menabrak tebing,” katanya.

Advertisement