Kecelakaan di Tasikmalaya, Dua Orang Luka Berat

Ilustrasi:ist

TASIKMALAYA-Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Panembongan, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (5/7)

Kecelakaan yang melibatkan dua mobil dan dua motor tersebut mengakibatkan dua orang pengendara motor yang belum diketahui identitasnya luka berat.

Kepala Bagian Operasi Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Tasikmalaya Dede Darmawan mengatakan kecelakaan bermula saat mobil avanza ber nomor polisi Z 1410 dari arah timur (Tasikmalaya) oleng ke kanan. Sebelum menabrak motor, mobil tersebut menabrak mobil granmax asal Bogor tujuan Yogyakarta yang beiringan dengan dua motor.

“Roda dua itu melaju lewat jalur kanan, di depannya ada avanza. Kondisi supir avanza tidak apa-apa, hanya mobilnya bagian depan saj yang rusak parah. Sementara dua pemotor harus dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka serius,” kata Dede seperti dikutip PR Online.

Sementara itu, pemilik mobil avanza, Erna (35) mengaku duduk di bagian depan saat kecelakaan berlangsung. Namun, dia tidak mengetahui secara persis kronologis kecelakaan yang menghancurkan bagian depan mobilnya.

 

“Saya dari Cipatujah mau jemput kakak saya di Jamanis. Kejadiannya terjadi begitu saja, mobil saya oleng ke kanan, ban pecah, jadi nabrak mobil bak dulu, lalu baru nabrak motor,” kata Erma.

 

Sementara pengemudi mobil grandmax Sukrisno (58) mengatakan, pada saat kejadian, kondisi arus lalu lintas dari arah barat (Bandung) cukup padat sehingga kecepatan pengendara cukup pelan. Namun, dari arah berlawanan tiba-tiba mobil avanza berbelok ke kanan dan menabrak mobilnya.

 

“Mobil avanza setirnya goyang ke kanan, saya juga kaget kenapa ambil kanan. Padahal dari arah barat padat. Mobil saya pun ditabrak, dan berhenti di tengah jalan karena bannya pecah, dan tiba-tiba motor yang di belakang mobil kami bertubrukan dengan mobil avanza itu,” kata Sutrisno.

 

Jalur utama selatan khususnya Lingkar Gentong hingga Rajapolah termasuk kawasan rawan kecelakaan. Sejak H-7, Kamis, 30 Juni 2016 hingga H-1, Selasa 5 Juli 2016, setidaknya telah terjadi empat kecelakaan, dan mengakibatkan satu pemudik meninggal di tempat.

Advertisement