JAKARTA— Dompet Dhuafa melalui program pemberdayaan disabilitas memberdayakan kaum difabel agar mampu mandiri, berdikari, bahkan dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi negara meski dengan keterbatasan fisik yang ada.
Salah satu disabel dari program manfaat disabilitas mandiri dari Dompet Dhuafa yaitu Pak Sajum (76), yang kehilangan kaki kirinya (dari lutut ke bawah), dan menggunakan satu tongkat kayu sebagai pijakan dalam kesederhanaannya sehari-hari.
“Setelah kecelakaan kereta, saya sering dihina. Katanya saya tidak bisa apa-apa”, ungkapnya.
Namun kini dengan keterbatasan fisik yang dimiliki, Pak Sajum dapat tetap menjahit, karena menjahit merupakan keterampilan terbaik bagi beliau untuk dapat tetap menikmati hidup.
“Saya tidak mau hidup hanya sekedar menengadahkan tangan saja. Saya bisa, saya mau, kita harus bermanfaat untuk sekitar,” tutur Sajum.





