CIREBON – Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat, mengatakan kasus kekerasan terhadap anak di Jabar mengalami peningkatan dari pada tahun sebelumnya.
Ketua P2TP2A Netty Prasetiyani Heryawan mengatakan ada sekitar 346 kasus sejak tahun 2016 hingga 2017. Menurutnya kasus kekerasan seksual anak di Jawa Barat mengalami tren peningkatan, seperti maraknya kasus pedofilia pada anak-anak akhir-akhir ini.
Dari ratusan kasus yang terjadi di Jawa Barat, korbannya didominasi oleh anak-anak yang jauh dari pantauan orang tuanya. Oleh karena itu, ia meminta kepada orang tua untuk memberikan pengawasan dan perhatian kepada anak-anaknya.
Dia menambahkan pihaknya juga mendapatkan laporan kekerasan seksual pada anak yang jumlahnya tidak sedikit, dimana ada kasus di dua wilayah yang berbeda.
“Korbanya tidak sedikit, di Karawang ada 28 anak di cabuli oleh pelatih sepak bola dan untuk Garut ada delapan anak serta beberapa wilayah lainnya,” tambahnya, Jumat (24/3/2017) di Cirebon, diberitakan Antara.
Pihaknya meminta kepada orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya, terutama terkait tayangan dan perkembangan teknologi yang ada saat ini.





