Kekeringan Esktrem Landa Tujuh Kabupaten di NTT

KUPANG – Tujuh dari 22 kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur mengalami kekeringan ekstrem berdasarkan hasil Monitoring Hari Tanpa Hujan bertutut-turut (HTH) Dasarian II Agustus 2018.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kelas II Kupang Apolinaris Geru mengatakan tujuh kabupaten itu meliputi Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Ende, Lembata, Sumba Timur, Belu, Rote Ndao dan Kabupaten Kupang.

“Monitoring Hari Tanpa Hujan berturut-turut (HTH) Dasarian II Agustus 2018 Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada umumnya mengalami kriteria Hari Tanpa Hujan dengan kategori Sangat Pendek (1-5 hari) dan Menengah (11-21 hari),” katanya, dikutip Antara.

Namun terdapat wilayah yang mengalami Hari Tanpa Hujan dengan kategori Ekstrem (>60 hari).

Wilayah-wilayah itu adalah Kabupaten Nagekeo (sekitar Danga dan Rendu, Kabupaten Ende (sekitar Sokoria), Kabupaten Lembata (sekitar Wairiang, Kabupaten Sumba Timur (sekitar Rambangaru dan Lambanapu), Kabupaten Rote Ndao (sekitar Olafulihaa), Kabupaten Belu (sekitar Fatulotu) serta Kabupaten Kupang (sekitar Hueknutu dan Sulamu).

 

Advertisement