YERUSALEM – Sebuah kelompok Palestina terus mendesak pemboikotan Kontes Musik Eurovision yang akan diadakan di Israel akhir pekan ini.
London Palestinian Actionmenggunakan klip video salah satu lagu Madonna untuk mendesak superstar memboikot Kontes Lagu Eurovision.
Dilansir Anadolu, Video Facebook yang direkam oleh London Palestinian Action dengan melodi lagu Madonna 1986, Papa Don’t Preach, berulang kali meminta penghibur Amerika untuk “memboikot apartheid.”
Madonna diketahui akan tampil di kontes menyanyi kontroversial Sabtu (18/5/2019) nanti. Dia akan memimpin delegasi 135 orang, termasuk 40 anggota paduan suara yang dipimpin oleh rapper Quabo, 25 penari dan puluhan profesional yang bertanggung jawab atas koreografi, panggung, pencahayaan dan seni video.
Kontes Lagu Eurovision ke-64 akan berlangsung di Expo Tel Aviv (International Convention Center) sepanjang minggu dan grand final akan digelar 18 Mei.





