PAPAUA –Â Keluarga korban pesawat Hercules C 130 H A-1334 yang jatuh di Wamena, Papua akan mendapat bantuan untuk pendidikan dan lapangan pekerjaan.
“Penghargaan dari TNI AU yang akan menyediakan. Jadi penghargaan tergantung dari TNI AU,” ucap Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Senin (19/12/2016).
Gatot menjelaskan, bantuan pendidikan diberikan bagi anak korban yang ingin melanjutkan ke universitas. Sementara, para istri yang suaminya menjadi korban akan diberikan lapangan pekerjaan. Hal ini, lanjutnya, sebagai bentuk kepedulian TNI AU terhadap keluarga korban.
“Semua keluarga mendapat perhatian dari kami, termasuk istri yang tidak bekerja. Maka kita akan bantu mencari pekerjaan, sehingga bisa melupakan kejadian ini,” tambahnya, dikutip dari Metrotvnews.
Pesawat Hercules C 130 H A-1334 jatuh dalam penerbangan dari Pangkalan Udara Timika ke Pangkalan Udara Wamena. Pesawat terbang dari Timika sekitar 05.35 WIT dan direncanakan tiba di Wamena pukul 06.15 WIT.
Pada pukul 06.02 WIT, pesawat sempat mengkontak tower di Wamena untuk mendarat yang awalnya akan dilakukan di landasan pacu 15. Namun, karena kondisi landasan kurang baik, pendaratan dipindah ke landasan pacu 33. Namun pesawat diketahui mengalami kecelakaan sebelum menuju landasan pacu 33. 12 kru pesawat dan satu penumpang yang berasal dari TNI AU meninggal dunia atas insiden ini.





