KUALA LUMPUR – Upaya pencarian Pesawat MH370 akan dihentikan pemerintah Malaysia, namun keluarga penumpang pesawat MH370 Malaysia Airlines, Kamis, (21/7/2016) mendesak pemerintah meningkatkan perburuan atas pesawat hilang itu.
Menteri Malaysia, China, dan Australia dijadwalkan bertemu di Kuala Lumpur, Jumat, untuk membahas masa depan pencarian MH370 itu, yang hilang dalam penerbangan dari ibu kota Malaysia ke Beijing pada Maret 2014 dengan membawa 239 orang.
Hampir 180 juta dolar Australia (lebih dari 1,3 triliun rupiah) dihabiskan untuk pencarian di laut, yang mencakup 120.000 kilometer persegi di Samudera Hindia selatan. Ini biaya SAR termahal dalam sejarah penerbangan internasional.
Jacquita Gonzales, istri pramugara MH370 Patrick Gomes, menyatakan China dan Malaysia tidak memberikan iuran cukup untuk upaya pencarian itu, yang digalang Badan Keselamatan Angkutan Australia.
“China, Anda bisa berbuat lebih. Saya minta maaf karena begitu terbuka tapi Anda memiliki yang paling dipertaruhkan di sini,” katanya, dalam jumpa pers.
Seperti diberitakan Antara, sebagian besar penumpang MH370 adalah warga negara China





