MEDAN – Kemenagsu dengan Forum Zakat (FOZ) Sumut telah meresmikan Kampung Zakat Senantiasa Laksanakan Risalah Zakat (Selaraz) di Sekolah MIN Desa Sihite II, Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan pada Jumat (11/2).
Program Kampung Selaraz yang merupakan program sinergi Kemenagsu dengan Forum Zakat (FOZ) Sumut ini tepatnya berada di desa Sihite 2, Kec. Dolok Sanggul, Kab. Humbang Hasundutan.
“Saya menerima tamu dari forum zakat, lalu diarahkan sesuai bidangnya yaitu dengan pak Azhim selaku kabid penaiszawa, dan saya minta tolong kepada Azhim, mencari lokasi program dan ditentukanlah di Humbahas,” ucap Kakanwil Kemenagsu, Drs. H. Abd. Amri Siregar, M.Ag.
Abd Amri juga menyampaikan dengan adanya program Kampung Selaraz ini tentu menjadi tanggungjawab bersama.
“Kita harus sama-sama mengapresiasi dan mendukung program ini agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh ummat, karena ini program untuk ummat,” kata Kakanwil Kemenagsu itu.
Ia pun mengatakan apresiasi yang tinggi patut diberikan kepada FOZ Sumut yang telah sedemikian rupa merancang program ini.
“Apresiasi kepada teman-teman FOZ. Begitulah sejatinya, hari ini kita menerima, suatu saat nanti bisa memberi, ada waktunya nanti dengan sarana ini Allah SWT berikan rezeki. Harus terus ditingkatkan, dan haruslah selalu dikaitkan dengan Allah,” ucapnya.
Disamping itu Ketua FOZ Sumut, Sulaiman, turut memberikan penjelasannya tentang program Kampung Selaraz yang telah digagas sejak akhir tahun 2021 itu.
Sulaiman mengatakan ada 5 lembaga anggota FOZ yang menggulirkan program pada Kampung Selaraz yang berada di Humbang Hasundutan ini.
“Pertama Dompet Dhuafa Waspada yang berfokus di Program Pemberdayaan Ekonomi yakni Peternakan Kambing, Rumah Zakat juga Pemberdayaan Ekonomi yakni membantu UMKM, lalu IZI fokus di dakwah Bina Muallaf, DT Peduli menjalankan Program TPA dan tahfizh, dan terakhir Yatim Mandiri programnya beasiswa pembinaan siswa-siswi,” jelas Sulaiman.
Sulaiman juga menyampaikan bahwa program Kampung Selaraz ini sudah dirancang sedemikian rupa mulai dari lokasi yang tepat hingga aspek apa saja yang akan dipenuhi.
“Memang sudah kita survei program ini, kita memilih desa Sihite 2 sebagai titik penyalurannya. Dimana kita juga sudah matangkan untuk mengangkat berbagai aspek mulai dari baik itu pendidikan, ekonomi, dan spiritual,” ungkapnya.
Ia berharap program seperti Kampung Selaraz ini tidak berhenti di disini, namun bisa hadir diberbagi daerah lainnya.
“Program kampung zakat Selaraz ini merupakan Pilot Projek maka kita sanhat berharap program ini dapat menjadi percontohan di Sumatera Utara,” ucapnya.





