JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan sebanyak 51 pasien virus corona (Covid-19) varian Omicron di Indonesia sudah menerima dua suntikan dosis vaksin.
Selain itu, 6 pasien omicron yang belum menerima dua dosis vaksin dan 7 belum disuntik vaksin sama sekali.
“Vaksinasi lengkap 51 orang, 6 vaksin tidak lengkap [satu dosis], 7 belum divaksin sama sekali, dan 4 masih belum tahu,” kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, dilansir CNNIndonesia.com, Kamis (30/12).
Saat ini puluhan pasien terinfeksi Omicron itu masih menjalani perawatan di RSDC Wisma Atlet Kemayoran dan sebagian di RSPI Sulianti Saroso Jakarta Utara.
Mayoritas dari mereka tidak mengalami gejala. Sebagian lainnya mengalami gejala ringan seperti batuk, pilek, dan demam ringan.
Nadia kemudian menyimpulkan bahwa pasien terinfeksi Omicron yang nihil mengalami gejala sedang-berat itu menunjukkan bahwa vaksin Covid-19 masih efektif untuk menangkal covid-19 dan juga varian-varian baru yang muncul.
“Artinya bisa kita sampaikan bahwa vaksin yang diberikan memberikan efek perlindungan pada gejala sakit berat dan kematian,” kata dia.





