Kemenlu Indonesia Tidak Mau Tanggapi Kabar Bantuan Miliaran Dollar dari AS jika Mau Jalin Hubungan dengan Israel

Ilustrasi Pertemuan antara Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad Al Maliki dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi/ Kemlu RI

JAKARTA –  Kementerian Luar Negeri Indonesia tidak mau merespons pemberitaan yang menyebut Amerika Serikat akan memberi bantuan miliaran dolar kepada Indonesia jika mau bergabung dengan negara-negara yang menormalisasi hubungan dengan Israel.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Teuku Faizasyah mengatakan sikap Indonesia sangat jelas seperti yang disampaikan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi.

Retno, kata Teuku Faizasyah, menegaskan hingga kini Indonesia tidak berniat untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

Sebelumnya, seorang pejabat tinggi pemerintahan Trump, Adam Boehler dan CEO US International Development Finance (DFC) mengatakan Indonesia akan mendapatkan bantuan pembangunan senilai 2 miliar dollar AS atau setara Rp28 triliun jika mengakui Israel secara terbuka.

Boehler mengatakan bahwa RI akan mendapat bantuan tersebut jika mau membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

“Kami sedang membicarakannya dengan mereka (Indonesia),” kata Boehler kepada Bloomberg di Yerusalem, dilansir Anadolu.

Sejauh ini, Israel telah membuka hubungan diplomatik dengan beberapa negara Arab seperti Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Sudan, dan Maroko.

Advertisement