Kemiskinan Membuat Nenek ini Makan Sawo untuk Mengganjal Perut

sawo
Foto Dok @ketimbang.ngemis_jepara

JAKARTA – saat malam gelap menyergap dan saat matahari bersinar hanya rasa lapar yang dirasa. Tinggal jauh di pedalaman Kecamatan Kembang, Jepara, Jawa Tengah, membuat Pondeng tak mampu melawan keadaan.

Di gubuk tuanya yang reot di sana- sini Pondeng hidup seorang diri. ketika lapar menggerogoti perutnya Pondeng hanya bisa menelan ludah sambil berharap buah sawo yang tumbuh di pekarangannya rumanya masak.

Maka tak heran bila Pondeng lebih sering mengonsumsi sawo ketimbang nasi akibat kemiskinan yang membelitnya.Pondeng tidak berpenghasilan, tubuhnya yang renta membuat Pondeng hanya bisa berdiam diri di dalam rumah.

Seperti dilansir dari akun @ketimbang.ngemis_jepara Pondeng juga kerap sakit-sakitan. Kondisi mental beliau terkadang juga tidak stabil karena ditinggal sendiri oleh anak-anaknya.

Menurut informasi dari salah satu netizen, sebenarnya anak Pondeng tinggal tak jauh dari gubuk wanita tersebut. Hanya saja, mereka kurang memperhatikan kesejahteraan Pondeng.

“@ketimbang.ngemis_jepara mbah Pondeng ini tetangga saya. Anaknya juga tinggal tidak jauh dari rumah mbah Pondeng. Tapi anaknya tidak mau merawatnya memberi makan pun ala kadarnya. Anak lupa sama orangtua bakal kualat,” komentar netizen tersebut.

Postingan ini kemudian mendapat respon dari akun Instagram Dinas Sosial Jawa Tengah dan Bupati Jepara.

“Sedang kita koordinasikan dengan temen-temen Jepara cc @ganjar_pranowo,” kata @dinsosjtg.

“Secepatnya akan ke sana,” sahut @bupati_jepara.

Advertisement