Kenya Akan Tutup Kamp Pengungsi Dadaab

Kamp Dadaab di Kenya / cdn.klimg.com

NAIROBI—Kenya kembali menegaskan akan menutup sejumlah kamp pengungsi di kawasan Dadaab. Targetnya, setengah kamp yang berada di Dadaab dapat ditutup pada akhir tahun ini. Kamp pengungsi Dadaab saat ini dihuni sekira 326 ribu pengungsi, sebagian besar dari Somalia.

Alasan Kenya menutup kamp ini untuk alasan keamanan. Kelompok bersenjata Al Shabaab kerap menggunakan kamps sebagai sarana rekrutmen ekstrimis baru di Kenya. Mereka kerap melakukan serangan di Kenya.

Dikutip dari Thomson Reuter, Senin (27/6/2016), Amerika Serikat dan PBB meminta Kenya memastikan tidak ada pengungsi yang diusir dan dikembalikan ke Somalia. Pasalnya, saat ini negara tersebut masih belum pulih dari konflik yang sudah berlangsung selama puluhan tahun.

Dalam pertemuan Sabtu (25/6) lalu, sebuah komisi di Kenya yang disebut Tripartite Commission melansir, per Mei 2016 lalu Kamp Dadaab dihuni oleh 326 ribu pengungsi. Angka ini berkurang 100 ribu dibanding lima tahu terakhir. Banyak dari mereka diyakini telah kembali ke Somalia.

“Para pihak mencatat prospek pengurangan penduduk di kamp-kamp Dadaab sekitar 150.000 orang pada akhir 2016,” kata komisi tersebut tanpa menyebut narasumber.

Jumlah pengungsi di Dadaab berkurang karena banyak yang secara “sukarela” kembali ke Somali. Smeentara itu, PBB juga mengatakan akan mengurangi jumlah pengungsi di Dadaab sekitar 50 ribupada akhir 2016. Namun demikian, masalah keamanan dan minimnya fasilitas publik seperti sekolah dan rumah sakit di Somalia harus segera dipikirkan.

 

Advertisement