PADANG (KBK) – Kerugian akibat banjir dan longsor di sejumlah kabupaten/kota di Sumbar mencapai Rp5,2 miliar. Kerusakan tersebut berada di Limapuluh Kota, Sijunjung, Dharmasraya dan Tanah Datar.
“Limapuluh Kota menjadi daerah yang terbanyak areal pertaniannya mengalami kerusakan. Saat ini pendataan masih terus dilakukan. Berdasarkan pendataan sementara yang dilakukan, tercatat 1.172 hektar lahan pertanian yang berada di 8 kecamatan di daerah tersebut yang terendam banjir,” sebut Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Sumbar Candra, Rabu (8/3/2017).
Banjir Limapuluh Kota merusak 1.172 hektare lahan pertanian, areal pertanian yang berada di sepanjang aliran sungai Batang Sinamar mengalami kerusakan.
” Untuk yang mengalami fuso, kita siapkan benih melalui cadangan benih nasional (CBN). Sawah yang terendam di Limapuluh Kota terdapat di Kecamatan Suliki, Buki Barisan, Mungka, Lareh Sago Halaban, Harau dan Kapur IX,” jelasnya seperti dikutip KBK dari Singgalang.





