NORTH CAROLINA – Para pejabat darurat North Carolina telah memperkirakan kerusakan akibat badai matthew mencapai 1,5 miliar dollar atau setara dengan hampir Rp20 triliun.
Dilansir Reuters, Senin (17/10/2016), Departemen Keamanan Publik negara mengatakan dalam sebuah rilis yang dikeluarkan, bahwa pejabat negara masih terus mengamati kerusakan akibat badai.
hampir 100.000 rumah, perkantoran dan gedung-gedung pemerintahan rusak parah.
Lebih dari 30 kasus kematian di Amerika Serikat paling banyak disebabkan badai matthew, dimana badai yang mematikan ini juga telah menewaskan sekitar 1.000 orang di Haiti.
Pada hari Minggu (16/10/2016), Departemen keamanan publik North Carolina ini meramalkan bahwa semua ketinggian sungai akan berada di bawah tingkat banjir pada 24 Oktober nanti meskipun masih ada banjir besar di beberapa daerah. Hingga kini 32 tempat penampungan masih terbuka dan melayani hampir 2.200 orang pengungsi.





