Kerusakan di Rakhine Meluas, Ratusan Desa Rohingya Hancur Total

Ilustrasi kerusuhan di Rakhine tahun 2012/ Reuters

MYANMAR – Seorang utusan khusus Kanada untuk Myanmar yang melakukan tur ke Rakhine  dengan helikopter mengatakan bahwa kerusakan di Rakhine meluas.

“Tingkat kerusakan, yang bisa Anda lihat dari udara, ratusan desa yang telah hancur total,” kata Bob Rae kepada CTV News, seperti dikutip Anadolu.

Rae dan orang asing lainnya diizinkan untuk melakukan tur udara karena Myanmar berusaha untuk menunjukkan bahwa pihaknya siap untuk menarik kembali ratusan ribu orang Rohingya yang melarikan diri ke negara tetangga Bangladesh karena penganiayaan.

Militer Myanmar telah dituduh melakukan pembersihan etnis terhadap minoritas Muslim Rohingya di negara berpenduduk mayoritas beragama Buddha.

Pada bulan Januari, Myanmar dan Bangladesh menandatangani sebuah kesepakatan yang akan melihat sekitar 700.000 pengungsi Rohingya kembali ke Rakhine selama periode dua tahun.

Namun Komisaris Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi mengatakan minggu ini bahwa waktu tersebut hampir habis sebagai alat darurat utama, dengan musim hujan segera dimulai dan lebih dari 107.000 orang Rohingya tinggal di daerah yang rawan banjir dan tanah longsor.

“Pemerintah Bangladesh melakukan upaya kesiagaan darurat yang ketat, namun dukungan internasional harus ditingkatkan untuk mencegah bencana,” Filippo Grandi mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB.

Rae mengatakan bahwa memindahkan begitu banyak pengungsi kembali ke Negara Bagian Rakhine Utara penuh dengan kesulitan.

“Masalahnya adalah besarnya dan ukuran dan ruang lingkup jumlah orang yang harus di akui,” katanya. “Dan bagaimana kondisi keamanan dan keamanan mereka saat mereka kembali?” katanya.

Rae menambahkan bahwa ada masalah lain yang pada dasarnya terlepas dari perhatian internasional – berkembangnya kelompok gerilya bersenjata gerilya Arakan yang bergerak di Myanmar.

“Tentara tersebut telah menimbulkan banyak kerusakan pada tentara Myanmar,” kata Rae. “Mereka akan membentuk perlawanan serius terhadap kembalinya Rohingya ke bagian utara Rakhine, tempat mereka tinggal.” tambahnya.

Advertisement