
KARANGETANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah menyatakan 39 kepala keluarga atau 104 jiwa masih bertahan di pengungsian karena khawatir terkena dampak awan panas guguran dan luncuran lava Gunung Karangetang, Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara.
Sebelumnya mereka dievakuasi beberapa hari lalu sesuai dengan rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sonny Belseran mengatakan, warga yang dievakuasi tersebut berasal dari Kelurahan Tatahadeng dan Tarorane, Kecamatan Siau Timur.
“Mereka diungsikan karena berada dalam radius bahaya 2,5 kilometer,” ujar Sonny, dilansir Antara.
Hingga kini, pemerintah kabupaten bersama jajaran terkait terus membantu memenuhi kebutuhan logistik warga dua kelurahan yang dievakuasi tersebut.




