Serangan Kimia di Idlib, Warga Alami Sesak Nafas

ilustrasi Anak Suriah mendapat perawatan setelah bom Kimia. EPA
IDLIB – Lima orang dirawat karena sesak napas setelah serangan udara rezim Suriah di kota Saraqeb di barat laut, yang juga menewaskan  10 warga sipil  di provinsi Idlib selatan.

Lembaga pemantau Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris melaporkan, sebagaimana dilansir AP,  ada bau gas setelah helikopter rezim menyerang beberapa wilayah kota di provinsi Idlib, dan menyebabkan lima warga sipil menderita sesak napas.

Serangan udara rezim Suriah juga menewaskan enam warga sipil di kota Kafr Nabi, dekat Maaret al Numan di desa selatan provinsi Idlib, kata Observatorium.

Empat warga sipil lainnya terbunuh dalam pemboman rezim di Maaret al Numan dan Maasarin.

Lembaga tersebut juga mengatakan bahwa “pesawat terbang yang diyakini orang Rusia menabrak rumah sakit utama di Maaret al Numan yang menyebabkan kerusakan”. Fasilitas ditutup sampai perbaikan bisa dilakukan.

Perkembangan terakhir terjadi saat Amerika Serikat pekan ini menuduh rezim Suriah menggunakan senjata kimia pada pasukan oposisi di dekat ibu kota Damaskus.

Namun Kementerian luar negeri Suriah membantah tuduhan tersebut sebagai “kebohongan”.

Advertisement