Kisah Lansia Hidup Sebatang Kara di Gubuk Reot

 

JAKARTA – Gubuk kecil beratap terpal di Desa Ciampel, Kersana, Brebes, Jawa Tengah agak doyong akibat diterpa hujan deras semalam. Lantainya becek karena hanya dikeraskan oleh tanah.

Tak jarang, tiap angin berhembus kencang dinding-dinding gubuk bermaterial spanduk itu terbang.

“Kalau lagi panas ya kepanasan, kalau hujan basah, dingin,” ujar Fatonah, lansia berusia 64 tahun, penghuni gubuk tersebut.

Sudah dua tahun lebih Fatonah hidup sebatang kara. Hari-harinya hanya ia sibukan memulung dengan penghasilan Rp 20 ribu per minggu. Kisah pilu Fatonah ini diviralkan oleh salah seorang anggota Polsek Kersana, Bripka Yunus Hena Dena di akun facebooknya.

“Ibu Fatonah butuh uluran tangan pembuatan rumah layak huni. Yang penting layak huni kalau lahan kita sudah koordinasikan dengan kepala Desa setempat sudah menyiapkan, tinggal bantuan dana pembuatannya. Dia tidak punya anak mau pun saudara,” tulis Yunus dalam postingannya.

Berkat postingan Yunus, kini gubuk derita Fatonah bertahap mulai berubah. Dari foro yang dibagikan Yunus tampak sejumlah aparat kepolisian dan warga bergotong royong tengah membangun rumah layak huni untuk Fatonah.

Advertisement