KJRI Davao: Tidak Ada WNI Jadi Korban Bom

Ledakan di pusat perbelanjaan cenderamata, Kampung Davao, Filipina/ NDTV

FILIPINA – Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Davao, Filipina, melaporkan tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam serangan bom di kampung Davao, Filipina.

“KJRI Davao melaporkan hingga saat ini tidak ada WNI menjadi korban peristiwa tersebut. Namun, KJRI terus melakukan koordinasi dengan otoritas setempat untuk mendapatkan informasi lainnya sehubungan dengan keselamatan WNI,” kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal di Jakarta, Sabtu (3/9/2016), seperti diberitakan Antara.

Menurut KJRI Davao, pihak keamanan di Filipina sampai saat ini masih melakukan investigasi terkait dengan ledakan tersebut.

Selain menyampaikan duka cita kepada Pemerintah Filipina dan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban, KJRI Davao juga telah melakukan komunikasi dengan kumpulan masyarakat Indonesia di Davao serta meminta para WNI yang berada di Filipina untuk menjaga keselamatan diri dan menghindari pusat-pusat keramaian yang dapat menjadi target teror.

Berdasarkan data Kementerian Luar Negeri, jumlah WNI di Filipina saat ini adalah 7.183 orang, sementara itu di wilayah kerja KJRI Davao (Filipina bagian Selatan) 2.183 orang. Untuk informasi lebih lanjut, KJRI Davao menyiapkan hotline yang dapat dihubungi pada nomor (+63-82) 299 2930.

Advertisement