Koalisi Pedagang Bakso Jakarta Deklarasikan Makanan Bebas Boraks dan Formalin

Koalisi pedagang Bakso Jakarta Deklarasikan Makanan Bebas Formalin dan Boraks/ Dompet Dhuafa

JAKARTA – Menyambut bulan suci Ramadhan 1438 H, puluhan pedagang yang tergabung dalam Koalisi Pedagang Bakso Jakarta menyelenggarakan Deklarasi makanan bebas boraks dan formalin di Kebagusan, Jakarta Selatan.

Deklarasi ini bertujuan untuk mengajak masyarakat khususnya pedagang makanan untuk lebih memperhatikan bahan baku yang digunakan dalam memproduksi makanan sehingga dapat menyajikan makanan yang  layak untuk dikonsumsi.

Konsumen kini dibuat resah dengan maraknya makanan yang mengandung boraks dan formalin yang akhirnya menimbulkan stigma negatif terhadap semua pedagang makanan, dan berimbas pada penurunan perolehan keuntungan yang diperoleh pedagang.

Karenanya, Koalisi pedagang bakso yang diinisiasi oleh pedagang tangguh Miwon, yakni pedagang terpilih yang dibina oleh Miwon dan Dompet Dhuafa diberikan pendampingan yang intensif sehingga dapat menjalankan usahanya secara mandiri dan kehadiran mereka diterima dengan baik oleh masyarakat karena menyediakan makanan yang bebas dari kandungan boraks dan formalin.

Para pedagang terpilih pun telah lulus verifikasi uji kualitatif makanan dari Dinas Kesehatan.

“Selama bulan Ramadhan pedagang makanan menjamur hampir di semua wilayah, banyak di antara mereka yang ingin meraih untung besar tanpa memperdulikan aspek keamanan pangan terlebih dengan banyaknya kompetitor. Harapannya, semoga dengan deklarasi ini pedagang lebih hati-hati dalam memilih, menyiapkan dan menyajikan produk makanannya bagi konsumen agar terhindar dari bahan pengawet beracun,” tutur I Wayan Mariadi selaku Manager HRD PT Miwon Indonesia.

Sementara itu Herdiansah selaku Director Dompet Dhuafa Social Enterprise mengatakan jika makanan merupakan salah satu kebutuhan utama yang tidak bisa diabaikan kualitasnya karena berpengaruh terhadap fisik dan kesehatan.

“Faktanya, peredaran makanan yang mengandung bahan berbahaya saat ini dilakukan secara masif dan sistemik sehingga pencegahan terhadap hal ini pun harus diupayakan oleh semua pihak baik masyarakat maupun pemerintah,” pungkasnya.

Advertisement