spot_img

Komnas Tembakau: Hanya Indonesia Yang Masih Tayangkan Iklan Rokok

JAKARTA – Iklan rokok yang masih beredar di televisi dinilai mengkhawatirkan dan hanya Indonesia yang masih membuka ruang terhadap iklan tembakau di televisi.

Untuk itu, Komisi Nasional Tembakau meminta kepada pemerintah menutup segala macam akses iklan rokok yang beredar selama ini di Indonesia.

“Iklan rokok ini sudah sangat berbahaya bagi Indonesia dan hanya Indonesia yang masih menayangkan iklan rokok di televisi nasional,” ujar Anggota Komnas Tembakau, Fuad Baraja di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (5/6/2016).

Menurutnya, pembatasan jam tayang saja tidak cukup, “Pembatasan penayangan mulai pukul 21.30 WIB di televisi itu tidak cukup. Film mulai pukul 20.00 WIB dan berakhir pukul 22.00 WIB akhirnya anak-anak juga melihat kan,” lanjutnya, seperti dilansir Tribunnews.

Fuad menambahkan jika iklan tidak hanya di televisi saja, karena iklan rokok terlihat juga di jalan raya dan warung kelontong dengan memperlihatkan spanduk dari perusahaan rokok.

Belum lagi, hanya 40 persen foto akibat merokok yang ada di kemasan rokok. Hal itu tidak memberikan efek apapun kepada para perokok aktif bahkan anak-anak.

“Harusnya sekitar 60 persen dari kemasan rokok dan hentikan segala macam iklan, sponsor dan juga penayangan soal rokok,” tambahnya.

spot_img

Related Articles

spot_img

Latest Articles