KLATEN – Sejumlah disabilitas diberi pelatihan membatik dalam gelaran UMKM Festival yang digelar PT. Widodo Makmur Perkasa (“Perusahaan” atau “WMP Grup”) dan Dompet Dhuafa.
Komunitas disabilitas bekerjasama dengan Batik Tulis Alam Bayat, diajarkan untuk membatik mulai dari tahap proses awal mendesain atau menggambar pola hingga pewarnaan dan pengeringan bahan.
Hal ini sebagai upaya dukungan terhadap komunitas disabilitas untuk ikut berkontribusi memajukan industri kerajinan tangan dan ekonomi pedesaan. Selain komunitas disabilitas, turut hadir para komunitas-komunitas usaha anak muda dalam keikutsertaan UMKM Festival.
Belasan UMKM hadir di UMKM Festival, mulai dari Madu Wanagama asal Jogjakarta, Payung Lukis dan Lurik dari Klaten, Aloevera (Produk dari tanaman Lidah Buaya) dan Batik Tulis dari Jogjakarta, Sofa Stoll dari Jogjakarta, Sangkar Burung dari Karanganyar, Mina Padi dari Bantul, Rosse Bambu dari Sleman, Wmeat, Olahan Daging dan All Chicken Mart.
“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus mendorong dan memberdayakan para pelaku UMKM, khususnya UMKM yang dimentori dan digagas oleh kaum muda di Indonesia. Seperti yang kita ketahui bersama UMKM ini merupakan kelompok usaha yang jumlah paling besar di Indonesia dan menyerap paling banyak tenaga kerja, khususnya di daerah – daerah. Dan dari tahun ke tahun UMKM ini terbukti kelompok usaha yang paling tahan terhadap goncangan dari volatilitas situasi ekonomi maupun politik baik di skala Global maupun Nasional, maka itu penting untuk kita bangun bersama,” ungkap CEO WMPP, Tumiyono.
Sementara Yayat Supriatna selaku Sekretaris Yayasan Dompet Dhuafa Republika mengatakan, “Luar Biasa kegiatan ini, PT WMP bersama Dompet Dhuafa mempunyai kesamaan yang tepat, ingin memberdayakan masyarakat bawah untuk lebih sejahtera. Pandemi mulai landai, dan kita akan masuk masa normal. Tetapi pemulihan butuh waktu, nah!, di sini perlunya kerjasama, terutama dalam hal ini Dompet Dhuafa dengan PT WMP itu sangat tepat waktunya, sehingga dalam proses pemulihan bangsa kita bisa berkontribusi secara optimal dan maksimal,” ujarnya, dikutip dari keterangan resmi yang diterima KBK.





