
SUDAH 807 orang tercatat sebagai korban banjir tiga provinsi di Sumatera yakni Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat sampai Rabu (3/12), sementara 647 orang masih hilang dan 2.600 orang terluka.
Selain itu, seperti yang disebutkan di website resmi BNPB, Rabu pukul 15.05 (3/12), tercatat pula 582.000 warga yang mengungsi, tersebar di Sumut, Aceh, dan Sumbar.
Sedangkan bangunan rumah dan prasarana umum yang mengalami kerusakan di ketiga provinsi tersebut sebagai berikut:
– Jembatan sebanyak 299
– Fasilitas peribadatan sebanyak 132
– Fasilitas kesehatan sembilan
– Rumah: rusak berat 3.600, rusak sedang 2.100, rusak ringan 4.900
Menko PMK Pratikno saat konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (3/12), mengungkap instruksi Presiden Prabowo Subianto agar dana siap pakai digunakan untuk penanganan bencana di Sumatera.
“Bapak Presiden memberikan instruksi agar situasi ini diperlakukan sebagai prioritas nasional termasuk jaminan bahwa dana dan logistik nasional tersedia secara penuh secara total, salah satunya pada saat tanggap darurat ini menggunakan Dana Siap Pakai,” kata Pratikno.
Kerja ekstra
Pratikno menyebutkan seluruh kementerian dan lembaga diminta Prabowo untuk bekerja ekstra menyelamatkan korban bencana di Sumatera. Termasuk untuk proses pemulihan berbagai fasilitas dan layanan vital.
“Artinya terus dilakukan penanganan nasional dengan mengerahkan sumber daya maksimal pemerintah pusat dari seluruh kementerian dan lembaga, baik itu BNPB termasuk juga luar biasa dari TNI dan Polri,” ujarnya.
Para penyintas korban bencana alam di Sumatera menunggu bantuan yang diperlukan terutama sandang pangan, air bersih, aliran listrik, akses transportai yang terputus dan juga perawatan dan obat-obatan.(detik.com/ns)




