
NATUNA – Prajurit TNI yang menjadi korban meledaknya meriam buatan China dikabarkan bertambah. Informasi terakhir mencapai tiga orang gugur.
Prajurit itu gugur di lokasi latihan tempur Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) di Tanjung Datuk, Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (17/5/2017)
Menurut pantauan BatamNews, Prajurit TNI yang terluka sementara ini masih berada di RSUD. Rencananya mereka yang terluka akan diterbangkan ke Pontianak, Kalimantan Barat.
Saat ini hujan mengguyur kota Ranai Natuna. Kesibukan sejumlah prajurit TNI masih terlihat jelas.
Kejadian tersebut diperkirakan pukul 11.00 WIB. Sebuah meriam buatan China merek Chang Chong dikabarkan meledak di tempat dan melukai serta menewaskan prajurit yang berada di sekitar meriam tersebut.
Dikutip dari BatamNews, Bupati Natuna Hamid Rizal menjenguk prajurit korban meledaknya meriam buatan China itu ke RSUD Natuna.




