Korban Tewas Gempa Sulteng Capai 1.944 Jiwa, 683 Masih Hilang

Tim Rescue sedang mengangkat korban gempa di kota Palu. Sudah 1.234 orang ditemukan tewas dan ratusan luka-luka akibat gempa dan tsunami yang menerjang Palu, Kab. Dongala dan Kab. Parigi Moutong (28/9) petang.

PALU – Korban meninggal dunia musibah gempa dan tsunami di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, terus bertambah  mencapai 1.944 orang hingga Minggu malam.

Kepala Penerangan Komando Tugas Gabungan Terpadu Sulawesi Tengah Kolonel Inf. Muh Thohir menjelaskan bahwa 815 jenazah korban bencana dikubur secara massal di Poboya, 35 jenazah dikubur massal di Pantoloan, dan 1.059 jenazah telah dimakamkan oleh keluarga masing-masing.

Selain itu ada 35 jenazah korban yang dimakamkan di Donggala dan delapan jenazah yang dimakamkan di Biromaru, Kabupaten Sigi.

Dia menambahkan, jumlah korban luka-luka tercatat 2.549 orang, korban hilang 683 orang, dan jumlah pengungsi 74.444 orang.

“Bencana juga menyebabkan 65.733 rumah rusak,” kata Thohir, dikutip Antara.

Thohir, yang juga Kepala Penerangan Kodam XIII/Merdeka menjelaskan pihaknya berhasil mengevakuasi 20 mayat di Kelurahan Petobo, salah satu wilayah yang menjadi terisolir akibat gempa.

Advertisement