BEIRUT – Para petugas di Beirut masih melanjutkan pencarian orang-orang yang hilang setelah ledakan besar-besaran di pelabuhan kota Selasa lalu.
Menurut kementerian kesehatan Lebanon, jumlah korban tewas meningkat menjadi 137 orang dan lebih dari 5.000 lainnya cedera dalam ledakan tersebut.
Para pejabat memperkirakan jumlah korban tewas akan meningkat.
Dilansir VOA, Kabinet Lebanon hari Rabu menetapkan situasi darurat selama dua pekan di Beirut dan memerintahkan militer untuk menempatkan dalam tahanan rumah, siapapun yang terlibat dalam penyimpanan amonium nitrat di gudang yang meledak di pelabuhan kota itu.





