
PANGANDARAN – Korban jiwa yang merupakan satu keluarga tewas tertimbun tanah longsor karena lokasi rumahnya berada di zona rawan bahaya bencana longsor.
Hal tersebut diungkapkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Kepala DPKPB Pangandaran, Nana Ruhena menuturkan, longsoran tanah tebing terjadi di Kampung Sangkan Bawan, Desa Kalijati, Kecamatan Sidamulih, Pangandaran, kemudian menimpa sejumlah rumah di bawahnya, Sabtu dini hari.
Longsoran tanah tebing itu, kata dia, menyebabkan empat orang yang sedang tertidur tewas tertimbun material bangunan rumah dan tanah longsor.
“Korban meninggal betul satu keluarga, saat kejadian longsor semuanya sedang tertidur,” katanya.
Ia mengungkapkan, Kampung Sangkan Bawan, salah satu daerah yang masuk dalam zona rawan longsor karena lokasinya terdapat banyak tebing.
Namun longsor yang menewaskan penghuni rumah itu, kata dia, terjadi secara tiba-tiba, tidak kelihatan ada gejala akan longsor.
“Tidak ada kelihatan gejala longsor, tebing tiba-tiba longsor, tidak terdeteksi,” katanya, dikutip Antara.




