Korban Tewas Miras Oplosan Bertambah Jadi 89 Orang

ilustrasi/ist

JAKARTA – Kadivhumas Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto mengatakan jumlah korban tewas akibat kasus miras oplosan bertambah dari 82 orang menjadi 89 orang.

Korban tewas terbaru berasal dari Jawa Barat (Jabar), “Bertambah tujuh orang (tewas) di Jabar. Awalnya di Jabar 51 tewas, sekarang jadi 58 orang,” ungkapnya di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (13/4/2018).

Sementara di wilayah DKI Jakarta tidak ada penambahan jumlah korban tewas yakni masih 31 korban tewas.

Setyo mengatakan, dari hasil investigasi yang dilakukan Polda Jabar, bahwa di sebuah rumah di Kabupaten Bandung, ditemukan ruang bawah tanah yang diduga digunakan untuk meracik miras oplosan. Selain untuk meracik miras oplosan, ruangan tersebut juga digunakan untuk mengemas minuman haram tersebut.

Polri, melalui Operasi Cipta Kondisi tengah gencar menggelar razia miras ilegal. Hal tersebut merupakan perintah Wakapolri Komisaris Jenderal Polisi Syafruddin yang menargetkan Indonesia terbebas dari miras ilegal sebelum bulan suci Ramadhan.

“Perintah Wakapolri kepada seluruh kapolda untuk melakukan operasi miras ilegal. Kalau (menjual miras) tanpa izin BPOM, akan ditindak,” katanya, dikutip Antara.

Advertisement