JAKARTA – Korea Utara mengecam langkah Amerika Serikat yang kembali menjatuhkan sanksi terhadap tiga pejabatnya dan mengancam bakal menutup jalan menuju denuklirisasi untuk selamanya.
Kecaman dan ancaman tersebut disampaikan Pyongyang menyusul keputusan pemerintah AS yang memberlakukan sanksi kepada tiga pejabat senior Korut yang dianggap telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia.
Washington sebelumnya telah menjatuhkan sanksi terhadap tiga pejabat tinggi Korea Utara, termasuk Choe Ryong Hae, yang disebut sebagai tangan kanan Pemimpin Korut, Kim Jong Un.
Dalam pernyataannya yang disiarkan oleh kantor berita KCNA (17/12), Korut menyampaikan pujian terhadap Presiden AS Donald Trump, atas upayanya meningkatkan hubungan dengan Pyongyang.





