Krisis Air Bersih di Kupang, BPBD Salurkan Bantuan

KUPANG – Pemerintah Kota Kupang mulai menyalurkan bantuan air bersih dengan mobil tangki kepada warga di sejumlah kelurahan wilayah ibu ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dilanda kekeringan.

“Penyerahan mulai dilakukan hari ini Rabu, dimulai secara simbolik kita lakukan di Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang Ade Manafe kepada Antara di Kupang, Rabu (31/8/2016).

Penyerahan air bersih akan terus dilakukan di seluruh titik wilayah kelurahan yang sudah terdata mengalami krisis air bersih terparah.

BPBD Kota Kupang menyediakan 500 tangki air bersih dalam alokasi penanganan bencana kekeringan tahun ini.
Dari 51 kelurahan di enam kecamatan yang ada, 48 kelurahan termasuk dalam catatan krisis air bersih selama musim kemarau ini.

“Tim dari BPBD sudah lakukan pendataan bekerja sama pihak kelurahan dan sudah diketahui jumlah kebutuhan yang ada di masing-masing kelurahan,” kata Ade.

Selama tiga tahun terakhir kegiatan penyaluran bantuan air bersih dari BPBD Kota Kupang untuk warga yang mengalami krisis air bersih dilakukan dalam waktu yang sama saat terjadi krisis air.

Sementara itu Direktur Perusahaan Daerah Air Minum Kota Kupang Noldy Mumu terpisah mengatakan daerah ini sedang mengalami krisis air bersih untuk pemenuhan kebutuhan dalam rumah tangga warga pelanggan, dengan tersisa debit 400 liter/detik saja karena mengalami devisit hingga 800 liter/detik akibat kemarau panjang.

Advertisement