SOMALIA – Pemerintah Somalia telah menegur tiga wilayah semi otonom yang ingin memutus hubungan dengan Qatar, dengan mengatakan bahwa pihaknya bertekad untuk tetap netral dalam perselisihan negara Teluk dengan negara-negara Arab lainnya.
Wilayah Galmudug mengeluarkan sebuah pernyataan pada hari Rabu yang mengatakan bahwa pihaknya berdiri dengan Uni Emirat Arab dan Arab Saudi di wilayah regional, menyusul deklarasi serupa bulan lalu oleh wilayah Puntland dan Hirshabelle.
Pemerintah federal Somalia menanggapi pada hari Kamis (21/9/2017) dengan mengatakan bahwa hanya berwenang untuk berbicara mengenai urusan luar negeri.
Arab Saudi, UEA, Bahrain, dan Mesir memutus hubungan politik dan perdagangan dengan Qatar pada 5 Juni, karena menuduha mendukung terorisme.
Sikap terbuka Somalia penting bagi Qatar, dimana wilayah udara Somalia tetap terbuka bagi Qatar Airways, jalur kritis di tengah blokade tersebut.
Sementara itu, negara-negara Teluk Arab telah menuangkan sumber daya ke daerah semi-otonom.
“Negara-negara Arab berusaha memberi lebih banyak energi dan lebih menekankan hubungan mereka dengan pemerintah daerah ini, yang berusaha menekan mereka untuk melawan pemerintah federal,” kata pakar Somalia Somalia, Ahmed Roble, dilansir Al Jazeera.
Posisi Somalia juga bergantung pada perdagangan dari Arab Saudi, namun kini meningkat mendekati Turki, yang mendukung Qatar dalam perselisihan tersebut.
Arab Saudi adalah mitra ekspor utama Somalia, dan UEA memasok tanduk negara Afrika dengan impor utama dari barang elektronik ke bahan bangunan.
Turki telah menuangkan bantuan lebih dari $ 1 miliar sejak kunjungan Presiden Recep Tayyip Erdogan ke Somalia pada tahun 2011 dan diperkirakan akan membuka sebuah pangkalan militer di ibukota Mogadishu bulan ini.
“Kabinet menegaskan kembali keputusan pemerintah federal pada bulan Juni, bahwa Somalia bersikap netral mengenai konflik negara-negara Teluk,” demikian bunyi sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor Perdana Menteri Hassan Ali Khaire.
Pernyataan tersebut menyerukan konflik dipecahkan persaudaraan, damai dan diplomatis.




