Kronologi Kecelakaan di Tol Cipularang, Dimulai dari Dump Truk Alami Rem Blong

PURWAKARTA – Sopir dump truk yang menjadi korban kecelakaan beruntuk di Tol Cipularang, Subhana, menceritakan detik-detik sebelum kecelakaan terjadi dan melibatkan 21 kendaraan.

Subhana mengatakan awalnya sebuah dump truk yang dikemudikan rekannya menyalip truk yang ia kemudikan. Sopir dump truk itu kemudian menghubunginya melalui ponsel dan memberitahu bahwa remnya blong.

“Temen saya itu tiba-tiba nyalip saya, terus tiga menit kemudian dia ngebel (telepon) saya, ‘Mas Bana rem saya blong Mas Bana’. Ya Allah saya teh berdoa aja dulu biar bisa berhenti,” ujar Subhana melalui wawancara yang disiarkan CNN Indonesia TV, Selasa (3/9/2019), saat  tengah dirawat di RS Thamrin, Purwakarta.

Namun truk yang dikemudikan rekannya itu tak bisa berhenti. Truk itu terus melintas dengan kencang dari sisi kanan. Sebab jika dari sisi kiri, kata dia, biasanya dilintasi truk yang berjalan dengan kecepatan pelan.

“Kalau kanan kan mobil kecil larinya kenceng-kenceng. Jadi akhirnya dia (ambil) kanan, nyelametin diri. Saya enggak kuat, jadi ikutin dia khawatir,” katanya.

Subhana lantas melajukan truknya dengan kencang karena ingin membantu rekannya tersebut. Namun di tengah perjalanan, truk yang dikemudikan rekannya itu terguling hingga tabrakan pun tak bisa dihindarkan.

“Teman saya udah terguling duluan, saya jadi banting kiri karena ada mobil boks (di depan truk),” ucap Subhana.

Akibatnya, Subhana pun mengalami luka dan saat ini masih dirawat di RS Thamrin, Purwakarta. Sementara rekannya itu disebut meninggal dunia.

Diduga, kecelakaan diakibatkan oleh truk yang terguling, sehingga kendaraan lain di jalur yang sama terkejut dan berhenti secara tiba-tiba. Delapan orang meninggal dunia dan 28 luka-luka.

 

Advertisement