Kunjungan Raja Salman, Nota Kesepahaman Siap Ditandatangani RI-Saudi

Raja Salman/ Reuters

JAKARTA – Menjelang kedatangan rombongan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz ke Indonesia 1 Maret 2017 nanti sudah ada lima nota kesepahaman dalam berbagai bidang siap ditandatangani oleh kedua negara, Indonesia dan Saudi.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Arrmanatha Nasir mengatakan jika hubungan dan kerja sama kedua negara kini tidak hanya berpusat di bidang haji dan tenaga kerja saja.

“Dalam konteks hasil akan dicapai, akan ada beberapa MoU. Utamanya sudah ada lima yang disepakati, antara lain terkait kerja sama kebudayaan, kesehatan, urusan Islam dan wakaf, khususnya terkait dengan promosi Islam moderat melalui dakwah dan pertukaran ulama, operasi pelayanan udara, dalam hal ini upaya penigkatan konektivitas, jumlah penerbangan, dan perjanjian pemberantasan kejahatan,” papar Arrmanatha.

Diketahui rombongan Raja Salman akan melakukan kunjungan ke Indonesia selama 1-9 Maret. Pada 1-4 Maret, Raja Salman melakukan lawatan kenegaraan dan sisa waktu dipakai untuk berlibur di Bali. Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan rombongan Raja Salman akan berjumlah 1.500 orang, termasuk 25 pangeran dan sepuluh menteri.

Kunjungan resmi Raja Salman ini sangat bersejarah. Ini adalah lawatan kenegaraan pertama penguasa negara Kabah itu dalam waktu hampir setengah abad setelah kunjungan Raja Faisal bin Abdul Aziz pada 1970.

Arrmanatha menekankan kunjungan Raja Salman ini menandai puncak makin eratnya hubungan Indonesia dan Arab Saudi dalam dua tahun belakangan. Sejauh ini sudah ada lima nota kesepahaman yang siap ditandatangani saat kunjungan Raja Salman ke Indonesia.

 

Advertisement