BOGOR-Kemacetan panjang terjadi diruas exit tol Ciawi. Dampak kemacetan akibat tergulingnya tangki elpiji. Guna mengurangi kemacetan, anggota Satlantas Polres Bogor terus melakukan proses evakuasi badan tangki dari jalan. Dengan mengunakan dua crane, petugas berusaha mengangkut tangki elpiji yang terguling dan melintang di jalan Tol Jagorawi KM 44 arah Jakarta menuju puncak.
Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky Pastika mengatakan, seluruh arus kendaraan dari arah Jakarta menuju puncak, dialihkan di interchange Bogor.
“Kendaraan menuju puncak dialihkan melalui Kota Bogor, karena ada penutupan di jalan tol exit Ciawi. Kendaraan keluar di Bogor lalu melintasi Tajur Bogor Timur menuju Ciawi dan Gadog,” kata AKBP Dicky, seperti dilansir elshinta dari Humas Polres Bogor, Minggu (4/9).
Pengalihan arus mengakibatkan kemacetan sekitar 1 KM terjadi di Kota Bogor. Upaya Satuan Lantas Polres Bogor, mendatangkan crane dengan bobot 100 ton, guna menarik badan dan tangki yang terpisah akibat kecelakaan.
“Sebelumnya sudah ditarik, karena berat, tali mobil yang menarik putus. Kami datangkan yang lebih besar kendaraan yang akan menarik badan tangki. Sudah tiba dilokasi tapi sedang dilakukan penyusunan skenario evakuasi bersama. Ada tiga crane lainnya yang berbobot total 125 ton,” ujar AKBP Dicky.
Selain itu, petugas juga menurunkan mobil pemadam kebakaran kelokasi sebagai langkah persiapan.
“Ini langkah antisipasi akan hal-hal yang tidak diinginkan. Soalnya yang diangkat ini tanki elpiji yang masih ada isinya,” tandasnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Silvia Sukma Rosa menegaskan, penutupan jalur keatas dilakukan dengan rekayasa lalu lintas keluar di gerbang tol Bogor, guna menghindari kemacetan yang lebih panjang.





