YOGYAKARTA – Tim Disaster Management Center atau DMC Dompet Dhuafa melaporkan Situasi Respon Siaga Erupsi Gunung Merapi per 30 November 2020 Pukul 18:00 WIB
Dalam laporan tersebut disebutkan pada 30 November asap kawah teramati berwarna warna putih, intensitas tebal dengan ketinggian 600 m di atas puncak. Sementara terdengar suara guguran sebanyak 6 kali ( lemah- keras).
Dalam situasi yang masih berstatus siaga III, tim masih berada di sekitar lokasi pengungsian dengan mendirikan tiga klaster. Klaster pertama yakni evakuasi, dimana tim standby evakuasi untuk kesiapsiagaan Merapi di Balaidesa Glagaharjo.
Kemudian klaster Cekal Corona dimana telah dilakukan penyemprotan di seluruh Pos Dompet Dhuafa. Lalu Klaster Kesehatan,tim berkoordinasi untuk program kesehatan senam lansia untuk besok, Rabu, 2 November 2020 di Balai Desa Glagaharjo, assesment terkait program MPASI bersama bidan desa, assesment kegiatan warga tentang cocok tanam, stok Opname Obat dan Perlengkapan Medis, screening Penyakit Tidak Menular (PTM) Relawan DMC
Dompet Dhuafa
Untuk keperluan bantuan logistik Pos Hangat didirikan di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Gunung Merapi dinaikan statusnya menjadi siaga III sejak 5 November dan tim DMC sejak saat itu juga sudah siaga dilokasi membantu kebutuhan para pengungsi.





