AFRIKA – Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Urusan Kemanusiaan (UN-OCHA) mengungkapkan pada hari Rabu (3/10/2018) jika 22,4 juta orang di wilayah Tanduk Afrika membutuhkan bantuan makanan.
UN-OCHA, mengatakan 700.000 orang di Kenya, 1,6 juta orang di Somalia, 6,1 juta orang di Sudan Selatan, 7,9 juta orang di Ethiopia dan 6,2 juta orang di Sudan sangat rawan pangan.
Dikutip Xinhua, UN-OCHA mengatakan konflik dan kekerasan internal telah berkontribusi terhadap lonjakan jumlah orang yang butuh bantuan di Sudan dan Sudan Selatan.
Disebutkan juga wilayah Tanduk Afrika juga menderita krisis pengungsian terutama karena konflik bersenjata dan kekerasan internal, terutama di Ethiopia, Somalia dan Sudan Selatan.
Kekerasan etnis di sepanjang perbatasan umum zona Gedeo Ethiopia di zona regional Selatan dan Guji Barat di negara bagian Oromia sejak April telah menyebabkan perpindahan sekitar 960.000 orang Ethiopia, memberikan kontribusi pada lonjakan dramatis jumlah orang yang terlantar di Etiopia dalam beberapa bulan terakhir.
Laporan UN-OCHA juga mengungkapkan konflik telah menyebabkan penciptaan sekitar 3,82 juta pengungsi di dan dari wilayah Tanduk Afrika.





