AS Larang Penumpang dari Arab Bawa Alat Elektronik ke Dalam Pesawat

Foto Ilustrasi

WASHINGTON (KBK) – Amerika Serikat (AS) melarang penumpang dari Timur Tengah membawa perangkat elektronik ke kabin pesawat.

Pihak keamanan AS mengumumkan Selasa, (21/3/2017), larangan itu berkaca pada jatuhnya sebuah pesawat di Mesir pada tahun 2015 dan jet penumpang Somalia pada tahun 2016, yang ternyata disebabkan bahan peledak yang diselundupkan ke bagasi.

Daftar perangkat yang tidak boleh masuk itu adalah tablet, laptop, pembaca ebook dan kamera, namun tidak untuk peralatan medis dan ponsel.

Larangan menargetkan dari 10 bandara di Timur Tengah dan sembilan penerbangan, termasuk Turkish Airlines dan operator utama penerbangan teluk: Emirates, Etihad, dan Qatar Airways.

“Kami memiliki alasan untuk khawatir tentang upaya kelompok teroris untuk menghindari keamanan penerbangan dan kelompok teroris terus menargetkan kepentingan penerbangan,” kata pejabat AS dalam sebuah pernyataan.

Dikutip dari Al Jazeera, menanggapi hal ini pakar penerbangan meragukan penjelasan itu dan memperingatkan bahaya baru yang disebabkan karena larangan tersebut.

Advertisement