Dana Anak-anak PBB (UNICEF)Â mengatakan anak-anak dan para ibu akan menghadapi risiko besar. Afghanistan dinilai sebagai salah satu tempat yang paling berbahaya bagi bayi, anak atau ibu, karena terbatasnya akses pada layanan kesehatan.
UNICEF melaporkan ribuan perempuan Afghanistan meninggal setiap tahun, sebagian besar karena penyakit-penyakit terkait kehamilan yang sebenarnya bisa dicegah. Tahun 2015 UNICEF mengatakan lebih dari satu dari setiap 18 anak Afghanistan meninggal sebelum berusia satu tahun.
Menurut Juru bicara UNICEF, Christophe Boulierac, malnutrisi terjadi dalam situasi darurat yang tidak kentara. Ia mengatakan lebih dari 41% anak-anak balita Afghanistan badannya kerdil, termasuk angka yang tertinggi di dunia.
“Tubuh yang kerdil seperti yang diketahui adalah pertanda kurang nutrisi yang kronis selama periode pertumbuhan dan perkembangan pada usia awal. Anak-anak yang kerdil besar kemungkinannya terkena penyakit, kecil kemungkinannya mendapat akses layanan kesehatan dasar dan tidak cerdas di sekolah,” papar Boulierac, mengutip VOA, Rabu (22/3/2017).





